Aksi Influencer Rachel Vennya Dalam Melawan Pandemi Covid-19
Aksi Influencer Ditengah Pandemi Covid-19.
Sudah lebih dari satu tahun masyarakat Indonesia masih harus berjuang melawan pandemi COVID-19. Berbagai upaya saling membantu antar warga pun sering kali terlihat dari awal pandemi COVID-19 muncul di Indonesia.
Tak hanya itu saja, pemerintah juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Ditambah lagi dengan adanya aturan baru PPKM Darurat Jawa-Bali yang langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo untuk menekan laju penularan Covid-19 yang signifikan ini berlaku di 122 kabupaten/kota di Jawa dan Bali, pada 3-20 Juli 2021 dikutip dari laman Republika.com adapun Cakupan pengetatan aktivitas dalam PPKM darurat ini, berdasarkan dokumen resmi dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, antara lain:
1. Perkantoran 100 persen work from home (WFH) untuk sektor non-esensial.
2. Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring.
3. Sektor esensial berlaku 50 persen work from office (WFO) dan untuk sektor kritis dibolehkan 100 persen WFO.
Sektor esensial yang dimaksud antara lain keuangan dan perbankan hingga perhotelan non-karantina. Sementara sektor kritis termasuk kesehatan, energi, keamanan, logistik, transportasi, makanan, hingga konstruksi.
Khusus untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 malam dengan pengunjung 50 persen.
4. Pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup.
5. Restoran dan rumah makan hanya menerima delivery atau take away.
6. Kegiatan konstruksi boleh 100 persen dengan protokol kesehatan.
7. Tempat ibadah ditutup sementara.
8. Fasilitas umum, termasuk tempat wisata, ditutup sementara.
9. Kegiatan seni budaya, olahraga, dan sosial yang memunculkan keramaian ditutup sementara.
10. Transportasi umum, termasuk angkutan massal dan taksi (konvensional dan online) diberlakukan kapasitas 70 persen.
11. Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dengan protokol kesehatan. Tidak boleh makan di lokasi resepsi. Makanan tetap dapat disediakan dengan wadah tertutup untuk dibawa pulang tamu.
12. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi jarak jauh, baik pesawat, bus, dan kereta api, harus menunjukkan kartu vaksinasi (minimal vaksinasi dosis I) dan PCR dengan masa berlaku H-2 perjalanan untuk pesawat dan antigen H-1 perjalanan untuk moda transportasi lainnya.
13. Satpol PP Pemda, TNI, Polri agar melakukan pengawasan yang ketat terhadap pemberlakuan pengetatan aktivitas masyarakat di atas terutama pada poin 3 (penerapan WFO untuk sektor tertentu).
14. Penguatan 3T (testing, tracing, treatment) perlu terus ditingkatkan.
a. Testing perlu ditingkatkan minimal 1/1.000 penduduk/pekan. Testing perlu ditingkatkan sampai positivity rate kurang dari 5 persen. Testing perlu dilakukan untuk suspek, yaitu mereka yang bergejala dan juga kontak erat.
b. Tracing perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus per kasus konfirmasi. Karantina perlu dilakukan pada yang diidentifikasi sebagai kontak erat. Setelah diidentifikasi kontak erat harus segera diperiksa (entry-test) dan karantina perlu dijalankan. Jika hasil pemeriksaan positif maka perlu dilakukan siolasi. Jika hasil pemeriksaan negatif maka perlu dilanjutkan karantina. Pada hari ke-5 karantina, perlu dilakukan pemeriksaan kembali (exit-test) untuk melihat apakah virus terdeteksi setelah/selama masa inkubasi. Jika negatif, maka pasien dianggap selesai karantina.
c. Treatment perlu dilakukan dengan komprehensif, sesuai dengan berat gejala. Hanya pasien bergejala sedang, berat, dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit. Isolasi perlu dilakukan dengan ketat untuk mencegah penularan.
15. Pencapaian target vaksinasi sebesar 70 persen dari total populasi pada kota/kabupaten prioritas paling lambat pada Agustus 2021.
Adanya peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan membuat banyak orang termasuk Rachel Vennya sebagai Selebgram Indonesia ikut turun tangan. Aksi membuka donasi yang dilakukan Rachel Vennya yang bekerjasama dengan salah satu platform untuk menggalang dana dan berdonasi secara online telah mencapai lebih dari 7 Miliyar.
Dikutip dari https://blog.rumahweb.com/ Rachel Vennya adalah selebriti instagram atau selebgram berusia 26 tahun yang memulai karir sebagai Make Up Artist. Memiliki 5,4 juta followers Instagram. Berdasarkan dua situs analisa, Rachel Vennya memiliki persentase engagement rate sebesar 5,40% – 5,65%.
Bukan baru kali ini saja Rachel Vennya ikut dalam aksi membantu melawan COVID-19. Pada awal munculnya COVID-19 di Indonesia 2020 lalu, Rachel juga membuat gerakan untuk membuka donasi bagi masyarakat luas yang ingin membantu melawan COVID-19. Bahkan, donasi yang buat oleh Rachel berhasil mencapai lebih Rp 7,2 miliar untuk pembelian APD rumah sakit rujukan, hand sanitizer, masker hingga alat medis yang diperlukan oleh RS.
Kini, Rachel Vennya juga kembali ikut andil dalam gerakan warga bantu warga dengan kembali membuka donasi. Dalam Instagram Stories pribadinya, donasi yang terkumpul pun telah digunakan untuk membeli sekitar 25 tabung oksiger. Karena dalam beberapa waktu terakhir krisis langkanya tabung oksigen mulai bermunculan di berbagai daerah.
Sebagai seorang Influencer yang bisa memberi influence kepada khalayak ramai tentunya dikalangan millenial, aksi yang dilakukan Rachel ini tentunya sangat berpengaruh dan membantu sekali untuk meringankan pandemi yang belum usai hingga saat ini. Semoga Indonesia tidak kekurangan orang baik dan akan selalu bertambah lagi kebaikan juga untuk Indonesia. Kita berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.
Refrensi :
https://www.republika.co.id/berita/qvju6f328/ketok-palu-jokowi-untuk-ppkm-darurat-mulai-3-juli
https://blog.rumahweb.com/influencer-indonesia-paling-berpengaruh-di-tahun-2021/

Komentar
Posting Komentar